Sabtu, 02 April 2011

video baru angkatan 13.com SMA S.NURUL 'ILMI PADANGSIDIMPUAN

Selasa, 22 Maret 2011

bacterial leaf blight (BLB) : hawar daun bakteri


BACTERIAL LEAF BLIGHT (BLB)
Penyakit hawar daun bakteri (bacterial leaf blight = BLB) disebabkan oleh bakteri Xanthomonasoryzaepv. oryzae. Penyakit ini di Indonesia tersebar hampir diseluruh daerah pertanaman padi baik di dataran rendah maupun dataran tinggi dan selalu timbul baik pada musim kemarau maupun musim hujan.Pada musim hujan biasanya berkembang lebih baik.Kerugian hasil yang disebabkan oleh penyakit hawar daun bakteri dapat mencapai 60%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat keparahan 20% sebulan sebelum panen, penyakit sudah mulai menurunkan hasil.Di atas keparahan itu, hasil padi turun 4% tiap kali penyakit bertambah parah sebesar 10%.Kerusakan terberat terjadi apabila penyakit menyerang tanaman muda yang peka sehingga menimbulkan gejala kresek, dapat menyebabkan tanaman mati.
Penyakit hawar daun bakteri menyebabkan penurunan produksi padi yang cukup tinggi dan dalam keadaan tertentu dapat menurunkan produksi sampai 60 %.Penyakit ini mempunyai beberapa ras dari jenis bakteri dan masing-masing mempunyai perbedaan kemampuan untuk menginfeksi tanaman padi (Sudarmo, 1991). 

Ø  Gambar Mikroskopis Bakteri Xanthomonasoryzae




1.      Tanaman Inang ( Faktor yang Mendukung) : Padi (Oriyza sativa)
Ø  Gambar Makroskopis Padi









2.      Karakteristik Patogen :
Nama Patogen        :Xanthomonasoryzaepv. oryzae
Sifat Patogen          : Saprofitfakultatif
Klasifikasi  
·            Kingdom         :Bacteria
·            Filum               :Proteobacteria
·            Class                :Gamma Proteobacteria
·            Ordo                :Xanthomonadales
·            Family             :Xanthomonadaceae
·            Genus              :Xanthomonas
·            Species            :Xanthomonasoryzae

           
3.      Nama Penyaki : Hawar daun bakteri ( bacterial leaf blight )
(Deskripsi gejala )

Gejala diawali dengan bercak kelabu (water soaked) umumnya di bagian pinggir daun. Pada varietas yang rentan bercak berkembang terus, dan akhirnya membentuk hawar.Pada keadaan yang parah, pertanaman terlihat kering seperti terbakar.

Penyakit hawar daun bakteri menghasilkan dua gejala khas, yaitu kresek dan hawar.Kresek adalah gejala yang terjadi pada tanaman berumur <30 hari (pesemaian atau yang baru dipindah).Daun-daun berwarna hijau kelabu, melipat, dan menggulung.Dalam keadaan parah, seluruh daun menggulung, layu, dan mati, mirip tanaman yang terserang penggerek batang atau terkena air panas (lodoh).Sementara, hawar merupakan gejala yang paling umum dijumpai pada pertanaman yang telah mencapai fase tumbuh anakan sampai fase pemasakan (Suyamto, 2007).
Penyakit ini akan menimbulkan gejala yang timbul 1-2 minggu setelah padi dipindah dari persemaian. Daun-daun yang sakit akan berwarna hijau kelabu, mengering, helaian daunnya melengkung, diikuti oleh melipatnyahelaian daun
itu sepanjang ibunya  tulangnya. Pada umumnya gejala yang pertama tampak pada daun-daun yang dipotong ujungnya.Dekat bekas potongan terjadi bercak hijau kelabu, sering ibu tulang daun menjadi berwarna kuning. Warna daun yang kering tiu akan berubah menjadi kening jerami sampai coklat muda. Gejala dapat juga meluas sampai upih daun (Semangun, 1991).
Gejala busuk daun biasanya serangannya terjadi waktu padi masih dalam persemaian atau setelah tanam, namun terkadang menyerang saat tanaman padi berumur 60 hari keatas.Padi yang masih dalam persemaian, atau setelah tanam serangannya ditandai oleh daun menguning dan selanjutnya daun tampak kering.Sedangkan busuk bakteri yang menyerang tanaman yang agak tua, daunnya berwarna keabu-abuan selanjutnya berwarna putih. Gejala lain adalah kresek, dimana gejala ini terjadi pada tanaman padi berumur 2-6 minggu (Suwanto, 1994). 
Gejala penyakit ini mudah dibedakan dari gejala karena serangan penggerek, karena pada serangan penggerek gejala lebih dulu timbul pada daun yang lebih muda, sedang pada hawar daun bakteri serangan akan tampak pada daun yang lebih tua. Mungkin bakteri hanya menyerang beberapa daun, tetapi dapat juga berkembang terus sehingga tanaman mati. Tingkatan terakhir dari penyakit ini adalah membusuknya tanaman, yang dikenal dengan nama hama lodoh. Bakteri terutama terdapat dalam berkas-berkas pembuluh. Kalau daun yang sakit dipotong dan diletakkan pada ruangan yang lembab, dari berkas pembuluhnyaakan keluar lendir kekuningan yang mengandung jutaan bakteri (ooze) (Semangun, 2004). 
Garis-garis yang kebasah-basahan pada urat daun setelah dipotong dan diletakkan pada tempat yang lembab akan banyak lendir bakteri yang terdapat pada garis-garis tersebut yang disebut ooze, lendir itu kemudian mengering membentuk butiran-butiran kecil pada garis-garis luka (Harahap dan Cahyono, 1998). 
Untuk membedakannya cukup dipotong bagian bawah tanaman (batang) selanjutnya ditekan, kalau timbul warna kekuning-kuningan maka terjadi serangan busuk bakteri (Sudarmo, 1991)
.

Fungsi fisiologis yang terganggu adalah sistem fotosintesis

Bakteri Xoo menginfeksi tanaman melalui hidatoda atau luka.Setelah masuk dalam jaringan tanaman bakteri memperbanyak diri dalam epithemi yang menghubungkan dengan pembuluh pengangkutan, kemudian tersebar kejaringan lainnya dan menimbulkan gejala. Sistem fotosintesis juga akan terganggu.

Tipe gejala :Nekrotik

Tanda : Kalau daun yang sakit dipotong dan diletakkan pada ruangan yang lembab, dari berkas pembuluhnya akan keluar lendir kekuningan yang mengandung jutaan bakteri (ooze) (Semangun, 2004).






4.

Text Box: 4
Oval: Pra penetreasi (attachment germination)
Text Box: 5




























1.      Infeksi : mengeluarkan enzym dengan mendegradasi dindiig sel
Faktor lingkungan yang mendukung : luka pada daun dan akar, RH yang tinggi, faktor umur inang (tanaman padi yang muda lebih mudah di serang oleh bakteri daripada tanaman yang sudah tua)
2.      Invasi –reproduksi :Intraseluler kemudian akan memebelah diri di dalam inang yang di infeksi.
Faktor lingkungan yang mendukung :ketahanan tanaman.
3.      Inokulasi : sel-sel bakteri
Faktor lingkungan yang mendukung : gesekan antar daun, faktor umur inang
4.      Pra-penetrasi :
5.      penetrasi : melalui luka-luka pada daun, melalui luka-luka pada akar dan hidatoda
faktor lingkungan yang mendukung : Dalam keaadaan lembab (terutama di pagi hari), Dengan bantuan angin, gesekan antar daun, dan percikan air hujan.umur yang lebih muda,Ada jenis padi tertentu yang tahan pada waktu muda dan adapula yang tahan pada waktu dewasa, pH.


Daftar Pustaka

http://problempadi.blogspot.com/2010/05/bacterial-leaf-blight-blb.html

Minggu, 20 Maret 2011

lyrik nasyid


Kasih Sayang

Album :
Munsyid : DeHearty
http://liriknasyid.com


Umpama air yang mengalir
Sentiasa seiringan satu haluan
Itulah hakikatnya kasih sayang
Yang mekar subur di hati kita
Kasih sayang bak bunga di taman
Harus dijaga dan dibajai
Pastikan ia subur sentiasa
Agar harum harumannya dapat dirasai
KAsihlah kita sesama manusia
Seperti kasih baginda pada kita
Abadikanlah di dxalam jiwa
Kerana itulah kewajipan kita
Hapuskanlah segala persengketaan
Eratkan kembali persaudaraan
Jalinkan kemesraan antara kita
Syurga abadi menanti di sana
Mari kita rapatkan ukhuwah
Kerana itulah tuntutan agama
Pasti kita akan bahagia
Hidup aman dan sejahtera

lagu&lirik: Syamer, Zul & Azhar


Pengantin Baru

Album : Di Hati
Munsyid : Dehearty
http://liriknasyid.com


Gembira bersama menanti hari,
Dua hati saling diikat berjanji,
Melayar bahtera mahligai impian,
Keluarga bahgia itulah harapan.

Berjanji setia menempuh bersama,
Susah dan senang ditempuhi jua,
Suami membimbing isteri dia membantu,
Barulah hidup kan kekal bahagia.

Jangan diimpikan bahgia selamanya,
Tanpa kasih sayang patri bersama,
Jangan diimpikan bahgia selamanya,
Tanpa kasih sayang patri bersama.

Akidah dibawa Islam dilaksana,
Zuriat terbina pengikat jiwa ,
Akidah dibawa Islam dilaksana,
Zuriat terbina pengikat jiwa.

Tuhanku berikan bahagia padanya sehingga ke akhirnya..............

Gembira bersama menanti hari,
Dua hati saling diikat berjanji,
Melayar bahtera mahligai impian,
Keluarga bahgia itulah harapan.

Jangan diimpikan bahgia selamanya,
Tanpa kasih sayang patri bersama,
Jangan diimpikan bahgia selamanya,
Tanpa kasih sayang patri bersama.

Akidah dibawa Islam dilaksana,
Zuriat terbina pengikat jiwa,
Akidah dibawa Islam dilaksana,
Zuriat terbina pengikat jiwa.

Hormat menghormati itulah seharusnya,
Bertolak ansur biarlah bersama,
Hormat menghormati itulah seharusnya,
Bertolak ansur biarlah bersama.

Maaf bermaafan saling menyanyangi,
Doa dipinta kasih diberi,
Maaf bermaafan saling menyanyangi,
Doa dipinta kasih diberi.

Bila dua hati terjalin bersama,
Selamat Pengantin Baru kami ucapkan,
Moga kekal bahgia bersama selamanya,
Anak yang soleh itulah harapan.

roses_girlz04(at)yahoo.co.uk
Sumber http://Roses Sdn.Bhd.

Bidadari Hidupku

Album :
Munsyid : DeHearty
http://liriknasyid.com


Perasaan lahir dari sebuah pertemuan
Berputik rindu di hati yang amat mendalam
Mekar menyinar seluruh alam kehidupan
Segar sentiasa ia dalam ingatan

Cinta yang ku lafaz bukanlah cinta gurauan
Kasih yang ku damba bukanlah kasih igauan
Seikhlas hati kusemaikan benih kasih sayang
Moga kekal menyinar dalam keredhaan

Kau umpama
Mutiara di tengah lautan
Bak bidadari yang menghiasi hidupku
Bersama kasih sayangmu

Hadirlah kasihmu sentiasa dalam hidupku
Mekar bersama ikatan penuh keikhlasan
Moga harumannya kan kekal bersama keimanan
Menyegari ruangan hati kesyahduan

Kudambakan padamu sebuah kasih dan sayang
Yang lahir dari hati yang penuh ketulusan
Doaku agar Tuhan memberkati cinta kita
Disinari kehidupan dengan rahmat-Nya

Isteriku,kaulah bidadariku
Hadirlah bersamaku di setiap waktu
Ku janjikan setiaku hanya untukmu
Dan kasihku hanya padamu
Oh isteriku........

Lagu & lirik :Syamer (Syam dehearty)(Ada Exists Sdn. Bhd .)
Susunan muzik : Trabye

benimaru_hyde89(at)yahoo.com

------------------------------------------------------------------------------------------
Dapatkan lirik-lirik nasyid di http://www.liriknasyid.com
eXpresi PENYEGARAN diri


Bidadari Hidupku

Album :
Munsyid : DeHearty
http://liriknasyid.com


Perasaan lahir dari sebuah pertemuan
Berputik rindu di hati yang amat mendalam
Mekar menyinar seluruh alam kehidupan
Segar sentiasa ia dalam ingatan

Cinta yang ku lafaz bukanlah cinta gurauan
Kasih yang ku damba bukanlah kasih igauan
Seikhlas hati kusemaikan benih kasih sayang
Moga kekal menyinar dalam keredhaan

Kau umpama
Mutiara di tengah lautan
Bak bidadari yang menghiasi hidupku
Bersama kasih sayangmu

Hadirlah kasihmu sentiasa dalam hidupku
Mekar bersama ikatan penuh keikhlasan
Moga harumannya kan kekal bersama keimanan
Menyegari ruangan hati kesyahduan

Kudambakan padamu sebuah kasih dan sayang
Yang lahir dari hati yang penuh ketulusan
Doaku agar Tuhan memberkati cinta kita
Disinari kehidupan dengan rahmat-Nya

Isteriku,kaulah bidadariku
Hadirlah bersamaku di setiap waktu
Ku janjikan setiaku hanya untukmu
Dan kasihku hanya padamu
Oh isteriku........

Lagu & lirik :Syamer (Syam dehearty)(Ada Exists Sdn. Bhd .)
Susunan muzik : Trabye

benimaru_hyde89(at)yahoo.com

------------------------------------------------------------------------------------------
Dapatkan lirik-lirik nasyid di http://www.liriknasyid.com
eXpresi PENYEGARAN diri

Permata Yang Dicari
Album : Insan Istimewa
Munsyid : De Hearty
Hadirnya tanpa kusedari
Menggamit kasih cinta bersemi
Hadir cinta insan padaku ini
Anugerah kurniaan Ilahi
Lembut tutur bicaranya
Menarik hatiku untuk mendekatinya
Kesopanannya memikat di hati
Mendamaikan jiwaku yang resah ini
Ya Allah
Jika dia benar untukku
Dekatkanlah hatinya dengan hatiku
Jika dia bukan milikku
Damaikanlah hatiku
Dengan ketentuan-Mu
Dialah permata yang dicari
Selama ini baru kutemui
Tapi ku tak pasti rencana Ilahi
Apakah dia kan kumiliki
Tidak sekali dinodai nafsu
Akan kubatasi dengan syariat-Mu
Jika dirinya bukan untukku
Redha hatiku dengan ketentuan-Mu
Ya Allah
Engkaulah tempat kubergantung harapanku
Kuharap diriku sentiasa di bawah rahmat-Mu

Inspirasi Hati
Bila sendirian fikiranku buntu
Mengingati dirimu
Dikau tiada lagi disisiku
Hatiku sayu bertambah pilu
Kasih kau inspirasiku
Kau mengajarku arti kehidupan ini
Takkan ku lupakan nasihatmu
Karna ianya berguna untukku
Seringkali aku bedoa padaNya
Agar tabah menyusuri kehidupan ini
Ya Allah berilah ku kekuatan
Untuk tempuhi dugaan yang mencabar
Reff.
Sekiranya aku mendapat pengganti
Ku harapkan insan sepertimu oh kasih
Banyak membantu dan mendorongku
Menjadi hamba yang taat kepadaNya
*Walau dirimu tiada lagi
Tapi hatiku takjub padamu
Kenangan bersamamu subur mewangi
Takkan luput dari ingatanku
downlad lagunya klik! DISINI
DI HATI
di hati bersama mengembara
tiba masanya tika saatnya kuterasa
meredah lautan kasih sinar iman yang subur
redup menyinar hati sanubariku
kutabahkan hatiku dibuang berkelana
gerimis hati terpaku sukma
semoga hidayah Nya kan terus menyinar
penuhi alam kegelapan
berikan kekuatan dalam mencari sinar
di jalan ini kuhadapi duka dan sedu sepi
bersama teman-teman harungi perjuangan
biarpun kekurangan ada takkan ku gundah
kita akan bersama menempuh segalanya
bersatu hati mendapaikan jiwa yang keluh resah
janji patri bersama ikatan teguh setia
berjaya menuju gerbang impian kita harapkan
di hati kita bersama…
di hati kita melangkah…
jangan pisahkan kasih bersaudara…
jangan dendamkan ukhwah yang terbina…



perbandingan kandungan hara yang terdapat dalam jenis tekstur tanah

Kesuburan Tanah
Kesuburan tanah tidak terlepas dari keseimbangan biologi, fisika dan kimia; ketiga unsur tersebut saling berkaitan dan sangat menentukan tingkat kesuburan lahan pertanian. Tanpa disadari selama ini sebagian besar pelaku tani di Indonesia hanya mementingkan kesuburan yang bersifat kimia saja, yaitu dengan memberikan pupuk anorganik seperti : urea, TSP/SP36, KCL dan NPK secara terus menerus dengan dosis yang berlebihan.Pemupukan akan efektif jika pupuk yang ditebarkan dapat menambah atau melengkapi unsur hara yang telah tersedia di dalam tanah. Karena hanya bersifat menambah atau melengkapi unsur hara, maka sebelum digunakan harus diketahui gambaran keadaan tanahnya, khususnya kemampuan awal untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Dalam mendukung kehidupan tanaman, tanah memiliki empat fungsi utama yaitu :
1. Memberi unsur hara dan sebagai media perakaran
2. Menyediakan air dan sebagai tempat penampung (reservoir) air
3. Menyediakan udara untuk respirasi (pernafasan) akar
4. Sebagai media tumbuhan tanaman
Tanah tersusun dari empat komponen dasar, yakni bahan mineral yang berasal dari pelapukan batu-batuan, bahan organik yang berasal dari pembusukan sisa makhluk hidup, air dan udara. Berdasarkan unsur penyusunannya, tanah dibedakan menjadi dua golongan, yaitu tanah mineral dan tanah organik.
A. SIFAT FISIK TANAH
1. PROFIL TANAH
Jika tanah digali sampai kedalaman tertentu, dari penampang vertikalnya dapat dilihat gradasi warna yang membentuk lapisan-lapisan (horison) atau biasa disebut profil tanah. Di tanah hutan yang sudah matang terdapat tiga horison penting yaitu horison A, B dan C. Horison A atau Top Soil adalah lapisan tanah paling atas yang paling sering dan paling mudah dipengaruhi oleh faktor iklim dan faktor biologis. Pada lapisan ini sebagian besar bahan organik terkumpul dan mengalami pembusukan. Horison B disebut juga dengan zona penumpukan (illuvation zone). Horison ini memiliki bahan organik yang lebih sedikit tetapi lebih banyak mengandung unsur yang tercuci daripada horizon A.
Horison C adalah zona yang terdiri dari batuan terlapuk yang merupakan bagian dari batuan induk. Kegiatan pertanian umumnya berada pada horison A dan B.
2. WARNA TANAH
Warna adalah petunjuk untuk beberapa sifat tanah. Biasanya perbedaan warna permukaan tanah disebabkan oleh perbedaan kandungan bahan organik. Semakin gelap warna tanah semakin tinggi kandungan bahan organiknya. Warna tanah dilapisan bawah yang kandungan bahan organiknya rendah lebih banyak dipengaruhi oleh jumlah kandungan dan bentuk senyawa besi (Fe). Di daerah yang mempunyai sistem drainase (serapan air) buruk, warnah tanahnya abu-abu karena ion besi yang terdapat di dalam tanah berbentuk Fe2+.
3. TEKSTUR TANAH
Komponen mineral dalam tanah terdiri dari campuran partikel-partikel yang secara individu berbeda ukurannya. Menurut ukuran partikelnya, komponen mineral dalam tanah dapat dibedakan menjadi tiga yaitu; Pasir, berukuran 50 mikron - 2 mm; Debu, berukuran 2 - 50 mikron dan Liat, berukuran dibawah 2 mikron.Tanah bertekstur pasir sangat mudah diolah, tanah jenis ini memiliki aerasi (ketersediaan rongga udara) dan drainase yang baik, namun memiliki luas permukaan kumulatif yang re
latif kecil, sehingga kemampuan menyimpan airnya sangat rendah atau tanahnya lebih cepat kering.
Tekstur tanah sangat berpengaruh pada proses pemupukan, terutama jika pupuk diberikan lewat tanah. Pemupukan pada tanah bertekstur pasir tentunya berbeda dengan tanah bertekstur lempung atau liat. Tanah bertekstur pasir memerlukan pupuk lebih besar karena unsur hara yang tersedia pada tanah berpasir lebih rendah. Disamping itu aplikasi pemupukannya juga berbeda karena pada tanah berpasir pupuk tidak bisa diberikan sekaligus karena akan segera hilang terbawa air atau menguap.



B. SIFAT KIMIA TANAH
Sifat kimia tanah berhubungan erat dengan kegiatan pemupukan. Dengan mengetahui sifat kimia tanah akan didapat gambaran jenis dan jumlah pupuk yang dibutuhkan. Pengetahuan tentang sifat kimia tanah juga dapat membantu memberikan gambaran reaksi pupuk setelah ditebarkan ke tanah.
Salah satu sifat kimia tanah adalah keasaman atau pH (potensial of hidrogen), pH adalah nilai pada skala 0-14, yang menggambarkan jumlah relatif ion H+ terhadap ion OH- didalam larutan tanah. Larutan tanah disebut bereaksi asam jika nilai pH berada pada kisaran 0-6, artinya larutan tanah mengandung ion H+ lebih besar daripada ion OH-, sebaliknya jika jumlah ion H+ dalam larutan tanah lebih kecil dari pada ion OH- larutan tanah disebut bereaksi basa (alkali) atau miliki pH 8-14. Tanah bersifat asam karena berkurangnya kation Kalsium, Magnesium, Kalium dan Natrium. Unsur-unsur tersebut terbawa oleh aliran air kelapisan tanah yang lebih bawah atau hilang diserap oleh tanaman.
Di Indonesia pH tanah umumnya berkisar 3-9 tetapi untuk daerah rawa seeperti tanah gambut ditemukan pH dibawah 3 karena banyak mengandung asam sulfat sedangakan di daerah kering atau daerah dekat pantai pH tanah dapat mencapai di atas 9 karena banyak mengandung garam natrium.
Ada 3 alasan utama nilai pH tanah sangat penting untuk diketahui :
1.
 
Menentukan mudah tidaknya ion-ion unsur hara diserap oleh tanaman, pada umumnya unsur hara mudah diserap
    oleh  akar tanaman pada pH tanah netral 6-7, karena pada pH tersebut sebagian besar unsur hara mudah larut dalam
    air.
2. pH tanah juga menunjukkan keberadaan unsur-unsur yang bersifat racun bagi tanaman. pada tanah asam banyak
    ditemukan unsur alumanium yang selain bersifat racun juga mengikat phosphor, sehingga tidak dapat diserap oleh
    tanaman. Pada tanah asam unsur-unsur mikro menjadi mudah larut sehingga ditemukan unsur mikro seperti Fe, 
    Zn, Mn dan Cu dalam jumlah yang terlalu besar, akibatnya juga menjadi racun bagi tanaman.
3. pH tanah sangat mempengaruhi perkembangan mikroorganisme di dalam tanah. Pada pH 5.5 - 7 bakteri jamur
    pengurai organik dapat berkembang dengan baik
Tindakan pemupukan tidak akan efektif apabila pH tanah diluar batas optimal. Pupuk yang telah ditebarkan tidak akan mampu diserap tanaman dalam jumlah yang diharapkan, karenanya pH tanah sangat penting untuk diketahui jika efisiensi pemupukan ingin dicapai. Pemilihan jenis pupuk tanpa mempertimbangkan pH tanah juga dapat memperburuk pH tanah.
Derajat keasaman (pH) tanah sangat rendah dapat ditingkatkan dengan menebarkan kapur pertanian, sedangkan pH tanah yang terlalu tinggi dapat diturunkan dengan penambahan sulfur. Dapat disimpulkan, secara umum pH yang ideal bagi pertumbuhan tanaman adalah mendekati 6.5 - 7. Namun kenyataannya setiap jenis tanaman memiliki kesesuaian pH yang berbeda.



karakteristik fisik tanah


1. KARAKTERISTIK FISIK TANAH

  1.1  Pendahuluan

yang dimaksud tanah dalam Mekanika Tanah adalah mencakup semua bahan dari tanah lempung (clay) sampai batu yang besar.

Jadi, tanah adalah campuran partikel-partikel yang terdiri dari salah satu atau seluruh jenis berikut :
Ø  Berangkal (boulders)
Ø  Kerakal (cobbles)
Ø  Kerikil (gravel)
Ø  Pasir (sand)
Ø  Lanau (silt)
Ø  Lempung (clay)
Ø  Koloid (colloids)

Adapun sifat-sifat tanah yang penting adalah gradasi butiran, kekuatan geser tanah, daya rembes, daya dukung tanah, konsolidasi, dan lain-lain.

Fase Tanah
1.    Sistem 2 fase :  yang terdiri dari tanah dan udara (derajat kejenuhan, S = 0%) atau tanah dan air       (S = 100%).
2.    Sistem 3 fase  :  yang terdiri dari tanah, air dan udara            (0 < S < 100%).

Keadaan tanah dapat dinyatakan sebagai berikut :
1.    Kering, jika rongga-rongganya terisi penuh dengan udara.
2.    Jenuh, jika rongga-rongganya terisi penuh dengan air.
3.    Jenuh sebagian, jika rongga-rongganya terisi oleh air dan udara.





1.2     Penentuan Distribusi Ukuran Partikel Tanah

Sifat-sifat suatu macam tanah tertentu banyak tergantung kepada ukuran butirnya. Karena itu pengukuran besarnya butir tanah merupakan suatu percobaan yang sangat sering dilakukan dalam bidang mekanika tanah.
Besarnya butir juga merupakan dasar untuk klasifikasi atau pemberian nama kepada bermacam-macam tanah tertentu.
Untuk menerangkan tentang tanah berdasarkan ukuran partikel, beberapa organisasi telah mengembangkan batasan-batasan ukuran golongan jenis tanah seperti pada tabel berikut :
Nama golongan
Ukuran butiran (mm)
kerikil
pasir
Lanau
Lempung
M I T
>2
2-0,06
0,06-0,002
<0,002
U S D A
>2
2-0,05
0,05-0,002
<0,002
AASHTO
76,2-2
2-0,075
0,075-0,002
<0,002
U S C S
76,2-4,75
4,75-0,075
Butiran halus (lanau & lempung) <0,075

MIT         = Massachusetts Institute of Technology
USDA      = U.S. Department of Agriculture
AASHTO  = American Association of State Highway and Transportation Officials
USCS      = Unified Soil Classification System (telah diterima diseluruh dunia, dipakai oleh ASTM)



Penentuan ukuran butir tanah dilakukan dengan memakai               2 cara yaitu :
Ø  Analisa saringan (ayakan): untuk gradasi butiran kasar (kerikil–pasir). 
No. ayakan
Diameter mm
Tertahan
gram
Kumul. tertahan
Gram
% ter- tahan
% lolos
10
2
0
0
0
100
16
1,18
9,90
9,90
2,20
97,80
40
0,425
42,26
52,16
11,59
88,41
100
0,15
59,00
111,16
24,70
75,30
200
0,075
59,85
171,01
38,00
62,00
Pan
---
278,99
450,00
100
0

Ø  analisa hidrometer :
¨       Untuk tanah berbutir halus (lanau-lempung).
¨       Didasarkan pada prinsip pengendapan (sedimentasi) butir.
¨       Contoh dilarutkan dalam air lalu dibiarkan mengendap.
¨       Kecepatan mengendap tergantung ukuran butir, semakin besar semakin cepat. Menurut hukum Stokes, kecepatan mengendap :
      
v = kecepatan mengendap
gs = berat isi partikel tanah
gs = berat isi air
h = kekentalan air
D = diameter partikel tanah

Jadi :     

dimana :   
              gS=GS. gw

sehingga :  

Kalau hidrometer  mengukur berat jenis larutan Rh maka:
      

dimana :   P    = persen dengan ukuran <D
               W   = berat total contoh tanah yg dites
               Gs = berat jenis butir